by: Rakai Pamanahan
Sedumuk
bathuk senyari bumi, tohi pati.
BISA jadi ungkapan orang Jawa ini
sarat filosofi terkait keberadaan tanah. Tanah bagi sebagian besar orang Jawa
adalah pusaka. Disebut pusaka karena disana ada keyakinan, jika sebidang tanah
merupakan warisan leluhur yang patut dipertahankan. Jika perlu dipertahankan
sampai mati.
Fenomena
pusaka tersebut kian menghegemoni masyarakat Jawa dari pranata sosial apapun.
Penyebutan pusaka atas tanah tersebut karena di dalamnya, baik secara harafiah
maupun historiah, tanah diperoleh oleh leluhurnya dengan cara tak mudah. Disana
tersirat muatan religi, pula terdapat unsur kultural, bahkan magis, sehingga
tanah bisa ditempati turun temurun.


